Pengertian daRi bLueTootH itu sendiri, adalah suatu
teknologi komunikasi wireless yang memanfaatkan frekuensi radio ISM 2.4 GHz
untuk menghubungkan perangkat genggam secara terpisah (handphone, PDA,
computer, printer, dan lain-lain) dengan jangkauan yang relatif pendek.
Perangkat-perangkat genggam yang terpisah tersebut dapat saling bertukar
informasi atau data dengan menggunakan Bluetooth.
bLueTootH menyediakan transfer data 720 Kbps dalam range 40 feet. Bluetooth
menggunakan gelombang radio yang omni direksional dan dapat menembus dinding.
Ini berbeda dengan IrDa yang menggunakan teknologi pandang dan perlu satu sama
lain agar bisa melakukan kontak.
| in gambar bLueTootH pada umumnya! |
Tujuan dari peluncuran bluetooth ini diantaranya adalah untuk mengganti
spesifikasi IrDA dari InfraRed pada hp dan peralatan mobile lainnya.
Bluetooth menyediakan transfer data 720 Kbps dalam range 40 feet. Bluetooth
menggunakan gelombang radio yang omni direksional dan dapat menembus dinding.
Ini berbeda dengan IrDa yang menggunakan teknologi pandang dan perlu satu sama
lain agar bisa melakukan kontak.
SejAraH bLueTootH
A.Sejarah
bluetooth Nama bluetooth berawal dari proyek prestisius yang dipromotori oleh
perusahaan-perusahaan raksasa internasional yang bergerak di bidang
telekomunikasi dan komputer, di antaranya Ericsson, IBM, Intel, Nokia, dan
Toshiba. Logo Bluetooth didesain dengan menggabungkan huruf Jerman kuno H dan B
: (Hagall) and (Berkanan) menjadi satu karakter gabungan (bind rune). Proyek
ini di awal tahun 1998 dengan kode nama bluetooth, karena terinspirasi oleh
seorang raja Viking (Denmark) yang bernama Harald Blatand. Raja Harald Blatand
ini berkuasa pada abad ke-10 dengan menguasai sebagian besar daerah Denmark dan
daerah Skandinavia pada masa itu. Dikarenakan daerah kekuasaannya yang luas,
raja Harald Blatand ini membiayai para ilmuwan dan insinyur untuk membangun
sebuah proyek berteknologi metamorfosis yang bertujuan untuk mengontrol pasukan
dari suku-suku di daerah Skandinavia tersebut dari jarak jauh. Maka untuk
menghormati ide raja Viking tersebut, yaitu Blatand yang berarti bluetooth
(dalam bahasa Inggris) proyek ini diberi nama sama.
B. Perkembangan Generasi
Teknologi Bluetooth Bluetooth versi 1.0 dan 1.0 B - Dibutuhkan perintah manual
pada Hardware Device Address (BD-ADDR) transmisi saat proses koneksi di antara
dua device dalam satu jaringan (handshaking process). - Keamanan pengguna tidak
terjamin - Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) tidak dimungkinkan.
Bluetooth versi 1.1 dan 1.2 - Digunakannya masks pada perangkat Hardware Device
Address (BD-ASSR) untuk melindungi pengguna dari identity snooping (pengintai)
maupun tracker.
- Penggunaan
protokol tanpa nama (anonymite mode) sudah tersedia namun tidak diimplementasikan,
sehingga konsumen biasa tidak dapat menggunakannya.
- Adaptive
Frequency Hopping (AFH), dengan memperbaiki daya tahan dari gangguan frekuensi
radio yang digunakan oleh banyak orang di dalam hopping sequence.
SekiAn dAn TeriMakasiH